Mengidentifikasi Nilai Konservasi Tinggi di Kebun Sawit Sidomulyo

Penilaian HCV di Kelompok Tani Bijeh Mata: Awal Menuju Perkebunan Berkelanjutan

10/31/20251 min baca

Pada 10–16 Oktober 2025, Kelompok Tani Bijeh Mata di Desa Sidomulyo, Kabupaten Aceh Utara, melaksanakan kegaitan penilaian High Conservation Value (HCV). Kelompok tani ini memiliki sekitar 300 anggota aktif dengan luas lahan ±500 hektar. Kegiatan ini difasilitasi oleh Mutukita sebagai tim penilai dan didukung pendanaannya oleh Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara.

Penilaian HCV bertujuan untuk mengenali area-area penting yang perlu dilindungi, seperti sumber air, habitat flora dan fauna, serta wilayah dengan nilai sosial bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan gambaran awal terkait potensi area HCV, tetapi juga meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya praktik pengelolaan kebun yang lebih bertanggung jawab. Dengan pemahaman yang semakin baik, diharapkan para petani dapat mulai menerapkan prinsip-prinsip konservasi dalam aktivitas sehari-hari.

Hasil kajian ini nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun rencana pengelolaan dan pemantauan yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian penting bagi Kelompok Tani Bijeh Mata dalam menerapkan praktik perkebunan yang bertanggung jawab sekaligus mendukung persiapan menuju sertifikasi standar kelapa sawit berkeberlanjutan seperti ISPO dan RSPO.

-dan-